koleksi busana

Koleksi Busana Home




Fesyen & Perlambang Jiwa

"Pakaian adalah pelambang jiwa"

Begitu kata Thomas Carlyle (1795 - 1881), seorang penulis dan guru dari Skotlandia. Dia berpikir demikian karena mode pakaian atau fesyen mengekspresikan identitas tertentu dan jadi diri pemakainya.

Baginya, mode pakaian dimetaforakan sebagai kulit sosial yang membawa pesan tentang gaya hidup komunitas dan kehidupan sosial terentu. Itulah sebabnya fesyen tidak bisa dipisahkan dari perkembangan peradaan dan budaya manusia.

Pemilihan mode pakaian oleh seseorang dianggap bisa mengkonstruksikan citra diri berikut gaya hidupnya, sekaligus mencerminkan sikap dan nilai nilai yang menunjuk pada strata sosial di masyarakat. Bahkan, mode pakaian dapat mengidentifikasikan status, profesi dan jenis pekerjaan.

Sebenarnya pakaian dalam konteks yang dimaknai Thomas Carlyle, hanyalah bagian kecil dari dunia fesyen atau mode yang sekarang telah mengalami perluas makna dan bentuk nomina. Kini, segala sesuatu dan atribut yang terkait dengan penampilan seperti busana, model rambtu, corak hiasan, aksesori dan sebagainya dikategorikan sebagai fesyen.

Industri Raksasa

Dalam kehidupan modern saat ini, fesyen telah menjadi sebuah industri raksasa dengan omzet miliaran dolar di seluruh dunia. Di Indonesia, industri ini dikembangkan dalam format ekonomi kreatif yang mencakup 14 subsektor, termasuk fesyen.

Berdasarkan data kementrian parawisata dan ekonomi kreatif, dari sekitar 15,6 juta orang yang bekerja di industri kreatif, 4 juta diantaranya diserap industri fesyen.

Dari sekitar 7% kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap produk domestik bruto 2012 yang mencapai Rp. 574 triliun, sekitar Rp 164 triliun berasal dari industri fesyen sebagai penyumbang terbesar kedua

Industri fesyen juga mencatat tren pertumbuhan ekspor yang cukup signifikan. Menurut data Badan Pusat Statistik, tren pertumbuhan ekspor produk fesyen sepanjang 2007-2011 tercatat 12,4 %, dengan nilai rata-rata US$ 12 miliar per tahun. Tujuan utama ekspor fesyen Indonesia adalah Amerika Serikat, Singapura, Jerman, Hongkong dan Australia.

Dengan melihat data statistik tersebut, tidak salah jika fesyen dianggap sebagai industri yang paling kuat menopang perekonomian suatu negara, karena sebagian besar pemainnya merupakan usaha skala menengah dan kecil (UKM). Bahkan saat terjadi krisis 2008, industri ini tetap memperlihatkan tren pertumbuhan positif.

Jika merujuk pada apa yang dikatakan Thomas Carlyle tadi, maka metamorfosis fesyen menjadi industri raksasa, tidak lain karena tiap individu memiliki jiwa unik yang melahirkan perbedaan selera dalam memilih produk fesyen.

Sebagai sebuah bisnis besar, produk fesyen dibuat tidak saja harus mengagumkan, tetapi juga harus dapat dipakai, dengan terus menciptakan inovasi baru dalam pola, desain, konstruksi, cara menjahit, hingga teknik finishing dan printing

sumber: Bisnis Indonesia







Artikel-artikel

Koleksi Busana
Koleksi Busana Muslim
Istilah Baju Muslim
Busana Perlambang Jiwa
Koleksi Cookies
Rambut Aneh di Pameran Busana Paris
Link Exchange






copyright www.koleksi-busana.com @2013-2020